artikel-Mei-4b.png

Pada tahun 1946–1949, Yogyakarta dijadikan sebagai Ibu Kota Republik Indonesia. Karena menjadi pusat Negara, Yogyakarta banyak menerima pelajar dari seluruh pelosok nusantara. Sekitar 20% penduduk produktifnya adalah pelajar. Yogyakarta adalah kota yang diwarnai dinamika pelajar dan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Interaksi para anak muda ini menjadikan Yogyakarta sebagai salah satu kota yang selalu tumbuh dengan ide-ide dan wujudnya yang baru.

Perguruan tinggi yang dimiliki oleh pemerintah adalah Universitas Gajah Mada, universitas negeri pertama yang didirikan setelah kemerdekaan. Setelah itu menyusul Akademi Seni Rupa Indonesia, Akademi Musik Indonesia, Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (kemudian berubah menjadi IAIN Sunan Kalijaga), dan masih banyak lagi.

Selain tumbuh dinamis, di sisi lain Yogyakarta juga identik dengan budaya dan kesenian tradsional yang sangat terjaga. Mulai dari batik, tarian, Bahasa Jawa “Kromo Alus”, dan banyak lagi. Tempat-tempat budaya pun masih banyak terdapat di kota Yogyakarta, salah satunya adalah Keraton sebagai simbol beragamnya kebudayaan yang dilestarikan. Oleh karena itu, tidak salah lagi jika Yogyakarta disebut kota budaya.

Perjalanan kita gak cuma sampai sini, Friends. Yogyakarta juga punya banyak kekayaan alam yang luar biasa indahnya, yang kerap menjadi objek wisata domestik maupun manca negara. Mulai dari Pantai Parangtritis, Candi Prambanan, Curug Banyunibo, Goa Jomblang, Goa Pindul, hingga lokasi belanja yang paling diminati, Jalan Malioboro.

Last but not least, kurang seru rasanya kalau sudah sampai di Yogyakarta dan kamu tidak membeli oleh-oleh khasnya, Friends. Aneka oleh-oleh khas Yogyakarta dapat ditemui dengan mudah terutama dengan mengunjungi sentra oleh-oleh Yogyakarta seperti Jalan Malioboro, Pasar Beringharjo dan lainnya. Mulai dari kain batik, hingga makanan khas seperti bakpia patok, yangko, dan geplak wajib kamu cari di sini.

Gimana, Friends? Jadi makin pengen berkunjung ke kota yang istimewa ini kan? Kota yang selalu jadi pusat perhatian, selalu memberikan rindu untuk mereka yang meninggalkannya. Bahkan grup band sekelas Kla Project sampai membuat sebuah lagu khusus untuk Yogyakarta.

Pulang ke kotamu

Ada setangkup haru dalam rindu

Masih seperti dulu

Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna

Terhanyut aku akan nostalgi

Saat kita sering luangkan waktu

Nikmati bersama

Suasana Jogja..