do dan donts on Social Media-bsr.png

Taukah kamu? Lebih dari 800 juta orang di dunia menggunakan sosial media sebagai alat komunikasi atau mencari informasi. Menggunakan media sosial untuk "narsis" atau eksis sih sah-sah saja, tapi tentu pakai aturan juga dong. Jika kamu merasa itu adalah akunmu sendiri dan bebas mau posting apa saja, sebaiknya ubah pikiran itu dari sekarang. Orang dapat menilaimu dengan mudah bahkan tanpa perlu pakai psikiater hanya dengan membaca status-status yang terlontar. Yuk, cek yang berikut ini, apa saja yang perlu kamu lakukan atau tidak boleh dilakukan saat bersosial melalui dunia maya.

Do's:

1. Manfaatkan sebagai narasumber
Jadikan media sosial sebagai tempat berbagi atau menerima informasi. Jika kamu hanya membaca saja atau menulis status saja, kamu akan kehilangan manfaat dari sosmed itu sendiri.

2. Berfikirlah sebelum memposting sesuatu
Mem-posting pendapat boleh saja, tapi pastikan tidak untuk menjelekkan pihak tertentu atau kamu akan terjerat kasus pencemaran nama baik seperti yang banyak diberitakan. Jadi, sebelum memposting ada baiknya kamu teliti tulisanmu dahulu.

3. Manfaatkan untuk mencari teman baru
Tidak ada salahnya berkenalan melalui media sosial walaupun belum pernah bertatap muka sekalipun. Namun, hindari terlalu terbuka tentang dirimu dan lakukan percakapan lewat ‘private message’ untuk mengenal lebih dekat.

4. Beri akreditasi
Jika ingin mengutip atau mengulang status seseorang, ada baiknya kamu beri akreditasi dengan menulis sumbernya atau nama akunnya. Bila perlu mintalah izin terlebih dahulu.

5. Pakai nama asli
Ini akan sangat menguntungkanmu untuk ‘bertemu’ dengan teman-teman lama. Jika kamu menggunakan identitas palsu, ada kemungkinan kamu akan di-unfriend atau temanmu tidak akan mau menerima undangan pertemananmu.

Dont's:

1. Menyebar hoax atau berita yang tidak benar
Kabar yang tidak jelas kebenarannya tidak perlu disebarkan. Hal ini dapat menurunkan ‘nilai’mu di mata para pembaca. Apalagi hal tersebut mengandung unsur SARA.

2. Asal curhat
Hindari menulis yang dapat membahayakn dirimu atau sampai mempermalukan diri sendiri. Selalu ingatlah bahwa media sosial bersifat publik.

3. Spam
Mengirimkan pesan secara bertubi-tubi dapat membuat teman-temanmu menjadi kesal. Bisa-bisa kamu di-unfriend. Jika pesannya tidak terlalu penting, coba hindari hal ini ya.

4. Stalking
Kalau bukan teman akrab, hindari mengikuti setiap orang pada setiap media sosial yang mereka gunakan seperti Facebook, Twitter atau lainnya. Hal ini dapat menimbulkan rasa paranoid.

5. Tag masal
Hal ini biasa dilakukan untuk memperkenalkan barang dagangan atau untuk mengucapkan selamat hari raya. Jika ingin berjualan di media sosial, sepertinya kamu tidak perlu ‘tag’ teman-temanmu. Dan untuk mengucapkan selamat hari raya, lakukanlah secara private agar lebih afdol.

 Well, semoga kamu tidak melakukan kesalahan saat menggunakan media sosial ya, friends. Intinya, berpikirlah dua kali sebelum mem-posting sesuatu.